#Islam #Muslim #Kerajaan #Kingdom #Muhasabah #Hidayah

Dibalik mewah dan megahnya perumahan orang kaya, jujur vibesnya keliatan kosong dan apatis. Aku jadi terbayang bagaimana rasanya jadi penduduk UAE bagian miskinnya dan penduduk kerajaan pada masa lalu. Terbayang betapa sombongnya raja pada masa itu yang kemungkinan juga tidak begitu memperlakukan rakyatnya dengan adil.

Arsitekturnya menggambarkan kesan bahwa kami orang kaya melihat warga miskin sebagai rakyat yang bodoh dan kumuh, rakyat yang pantas diperlakukan seperti semut. Dengan tembok-tembok yang tinggi, rumah ibadah yang minim, jalan yang lebar dan sepi, serta rumah-rumah yang saling berjauhan, rasanya sangat kosong dan angkuh. Seperti mengesampingkan eksistensi mereka yang miskin, yang dimana kemungkinan juga daerah tersebut pernah digusur untuk membangun tempat tersebut. Vibes tambahan lainnya menampilkan kepemilikan atas kekuasaan dengan arsitektur yang bersifat megah dan premium.

Ngga semua perumahan orang kaya kayak gini sih, tapi abis revisit BSD setelah aku mendekat kepada Allah, jujur aja kerasa banget vibes sombongnya. Ngga, ini bukan vibes sombong yang membangga-banggakan diri, ini lebih parah. Vibes sombong yang melihat mereka yang lebih rendah darinya dengan tatapan yang jijik. Jujur aja vibes sombong seperti ini yang aku benar-benar ngga suka karena begitu jahatnya pemikiran ini. Arsitektur ini mengingatkan aku dengan sebuah film yang bernama "In Time (2011)" yang dimana film itu memperjelas vibes ini dengan terbuka.

Jujur aja mungkin ini pengalaman terburuk aku di perumahan orang kaya. Karena perumahan yang aku pernah kunjungi rata2 rumahnya ga terlalu berjauhan, masjid dan tempat ibadah lain sangat terjangkau, dan ruang untuk masuk ke pemukiman kumuh sangat mudah. Jujur aja ketika kesini hati ini gemetar karena saking takutnya diri ini termasuk kepada orang yang demikian.

Utamanya, ini bukan sepenuhnya kritik. Ini merupakan refleksi diri untuk melihat dimana diri berpijak dan bagaimana kebesaran, kebenaran, kebaikan, dan kemurahan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Bagaimana Ia membuat Islam dan Al-Qur'an dengan pertimbangan-pertimbangan yang mempertimbangkan seluruh mahkluk-Nya. Semoga Allah merahmati kita semua, memberi kita hidayah, dan membuka mata, telinga, dan hati kita.

Badung : Jl. Raya Mambal - Ubud No. 31, Mekar Bhuwana, Abiansemal, Badung Regency, Bali 80352
🕗 Senin - Jum;at : 08.00 - 17:00 Wita

🕗 Sabtu : 08.00 - 15:00
#GedongArtha #TahunBaruIslam #RefleksiDiri #Introspeksi #Muhasabah https://mastodon.social/@gedongartha/114755372023770558

Lapas Padang Gelar Muhasabah dan Doa Bersama Menyambut Tahun 2025 - Radar Sumbar

Menjelang akhir tahun 2024, Lapas Kelas IIA Padang mengadakan kegiatan muhasabah yang diikuti oleh petugas dan warga binaan.

Radar Sumbar