DM ga ada logo sendiri ya, muncul di temlen jadi waswas gitu.
@reddishaine DM di Mastodon / GNU-Social itu fitur "nggak resmi"; admin server/instance bisa baca.. (for example)
@FerdiZ waaaaaaahhh bahaya dong :/
@reddishaine yup; makanya... πŸ˜…βœŒ
@FerdiZ masih lemah banget ya ternyata...

@FerdiZ @reddishaine tahu nggak, kalau #birdsite dan lain-lain bisa baca semua dan share ke pihak ketiga?

Jadi, kalau mikirin soal admin, there's that. Tapi ya memang cari instance harus hati-hati.

@sai apakah keterbukaan itu bisa untuk menghalau twit dan perilaku merusak jg? berarti jadi dua sisi koin instance2 ini?

@veryneum betul. Itulah kenapa, mereka yang tidak percaya pada instance manapun, ya mending bikin instance sendiri dan berkomunikasi via federated timeline.

Soal privasi ini juga yang menginspirasi Scuttlebut yang mengandalkan peer-to-peer dan enkripsi. Belum nyobain Scuttlebut sih karena lokal server harus nyala terus untuk bisa ngomong. Kalau terima sih bisa mati.

@sai kalau saya pribadi mungkin tetap mengizinkan toot saya dibaca, saya dari dulu berusaha responsible (walau blm 100%), dan saya jg sadar masalahnya akun berbagai sel dan sempalan ISIS, pedofil, deep web, atau bahkan cyber crime itu bebas berkeliaran di twitter. twitter udah jadi way kambasnya cancer-cancer itu.
@veryneum kalau cuma toots isinya begituan, #mastodon bisa menghalaunya.. Toots yang melanggar beberapa kategori seperti hoaxes, hatred, racism, terrorism, dll otomatis dihapus. Dan akunnya sangat mungkin dicabut akses nya. Seharusnya otomatis.
@sai iya saya sendiri msh belum mengerti betul bagaimana admin saya bekerja. karena sudah ada bbrp bot sih di RT saya. yang saya takutkan kalo ditolerir. lantas kalo yang "begituan" mudah dihalau, yang susah kira2 apa ya? bisa dijelaskan lewat 500 karakter ini?
@sai tentunya, kita tidak mengharapkan kaum bumi datar "nyasar" di instance gay community Indonesia (misal) lalu mencak-mencak mau debat sana sini :drooling_face:
@veryneum @sai paling tiap individu pendengung kaum bumi datar bisa diblok satu-persatu oleh tiap individu lain yang enggan direcokin mereka, rasanya...
@FerdiZ @sai lebih gampang lg jika admin ada keberpihakannya sama kita. jd yg anti-toleransi, neo-fasis, provokator, tinggal kita laporin sekali lgsg lenyap selamanya, tanpa harus kita blok.

@veryneum terus deteksi neo-fasis, anti-toleransi, provokator, ekstremis-fundamentalis-nya gimana caranya? Pake keywords gitu..? Atau mau admin instance liatin satu-persatu gitu..? Ngerepotin admin banget...

Mending kita sebagai warga RT kontribusi masing-masing lah, dengan klik masing-masing satu-satu tiap ketemu. Nggak bisa apaΒ² sebentarΒ² ngandalin admin, tewas si admin. :-/

RT bareng, urus bareng…

@FerdiZ coba ditanyakan ke @sai tentang cara menghalau mereka. bisa lewat keyword tp mereka ini kan transnasional jd kendala bahasa jg

@veryneum this gives me an idea about instances. Hmm..

Soal yang susah tadi. Problem utama saat ini adalah bot itu. Sudah disuarakan beberapa hari ini dan saya belum lihat ada todo list untuk itu. Tapi mengingat #mastodon tidak membutuhkan jumlah pengguna, nge-ban bot tertentu seharusnya mudah dilakukan. Baik manual ataupun nantinya otomatis. Yang kedua ya itu tadi, kategorisasi instance supaya gak pada kesasar. Kesasar itu bakal jadi problem besar.

@sai iya secara common sense ya bot itu yang ganggu. menurut saya jg mastodon secara bisnis digital bisa membuka jalan untuk konten kreator (ujungnya ngebuzz), atau bisa juga jadi admin instance (organisator, influencer, dll)