Just found this on TWT/X 🙃ðŸŦ  TERTOHOQUE TO THE MAXXX ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ

Gue kuliah S2 skg, bulan dpn udh masuk smt 4 krn masuknya tahun 2022 akhir (2 tahun ideally, semoga gak lewat dari itu ðŸĪžðŸŧðŸĪžðŸŧðŸĪžðŸŧ🙏🙏🙏) Kenal teknologi ini #ChatGPT malah di pertengahan semester 2. Bener-bener ngebantu bgt dlm menjalani masa perkuliahan sambil kerja profesional yg pastinya nguras otak dan tenaga (+ kewarasan 😋)

Teknologi itu sangat membantu memang. Tapi jangan biarkan kita malah jadi ketergantungan seperti ilustrasi di atas sampai jadi mati nalar 🙏 gak jalan itu critical thinking-nya, masak jawaban dari CGPT dikopas 100% plek ketiplek ((( SINCE I AM AN AI ASSISTANT ))) ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ peak comedy indeed #punintended ðŸĪŠðŸ˜‹

Kalau gue sih memperlakukan CGPT itu sebagai sarana utk memvalidasi argumen yg telah dibangun sebelumnya, bener gak sihh susunan kata2nya, sounds makes sense kah bila terbaca gituuu #understandable

Jadi kl minta bantuan CGPT utk menjawab suatu pertanyaan tertentu sebenarnya sama aja dg googling. Tujuannya apalagi kalau bukan mencari VALIDASI atas argumen yg telah kita coba kembangkan sebelumnya. Lebih ke bener gaksih gue ngomong gini/makes sense gak kira2 argumennya kl ada yg baca. Tergantung kitanya aja apakah bisa mengkritisi "respon" yang diberikan oleh AI tsb, jadinya ga ditelan mentah 100%. Kl dirasa gak nyambung ya tinggalin 🙏